<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>PinQ &#124; st. Mudo &#187; Bacaan</title>
	<atom:link href="http://blog.nazmi.web.id/category/bacaan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://blog.nazmi.web.id</link>
	<description>Lembar Coretan Memori ku</description>
	<lastBuildDate>Thu, 24 Jun 2010 11:28:35 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.8.4</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Tips memilih Laptop atau Notebook</title>
		<link>http://blog.nazmi.web.id/2008/08/18/tips-memilih-laptop-atau-notebook/</link>
		<comments>http://blog.nazmi.web.id/2008/08/18/tips-memilih-laptop-atau-notebook/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 17 Aug 2008 17:04:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Irving</dc:creator>
				<category><![CDATA[Bacaan]]></category>
		<category><![CDATA[Tips & Trik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.nazmi.web.id/2008/08/18/tips-memilih-laptop-atau-notebook/</guid>
		<description><![CDATA[Ketika anda ingin membeli Laptop atau Notebook, ada beberapa panduan yang bisa anda jadikan referensi dalam melakukan pemilihan terhadap merek, tipe dan spesifikasi dari Laptop yang sesuai dengan kebutuhan anda. Tips dan Trik memilih Laptop ini dikutip dari Forum Anugrahpratama.
Memilih notebook yang cocok bisa menjadi aktifitas yang menakutkan. Kita akan diperhadapkan dengan pilihan yang sangat [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img title="Laptop or Notebook" src="http://welcome.hp-ww.com/country/us/en/img/n4_prodserv/G6194003022007_v6000.jpg" alt="Laptop or Notebook" width="100" height="85" align="left" />Ketika anda ingin membeli Laptop atau Notebook, ada beberapa panduan yang bisa anda jadikan referensi dalam melakukan pemilihan terhadap merek, tipe dan spesifikasi dari Laptop yang sesuai dengan kebutuhan anda. Tips dan Trik memilih Laptop ini dikutip dari <a title="Forum Anugrahpratama" href="http://forum.anugrahpratama.com/notebooklaptop-apa-yang-mesti-saya-beli/panduan-memiliah-laptopnotebook-yang-cocok/msg110/?PHPSESSID=03b45de89563a4795a4535730501656d#msg110" target="_blank">Forum Anugrahpratama.</a></p>
<p>Memilih notebook yang cocok bisa menjadi aktifitas yang menakutkan. Kita akan diperhadapkan dengan pilihan yang sangat luas, dan kita bisa salah menentukan pilihan jika tidak berhati-hati dalam memilih.<br />
Berikut ini adalah panduan dasar yang akan menolong kita untuk mengambil keputusan penting ketika memilih notebook.</p>
<p><strong>Hal yang paling utama</strong><br />
Paling utama, kita harus menentukan notebook tersebut akan <a href="http://forum.anugrahpratama.com/notebooks-and-laptops/panduan-memiliah-laptopnotebook-yang-cocok/msg111/#msg111">kita gunakan untuk apa?</a> Aplikasi atau program apa yang akan sering kita gunakan? Apakah akan sering kita bawa bepergian? Apakah Anda memiliki kebutuhan yang spesifik?</p>
<p><strong>Panduan Umum</strong><br />
Anda memerlukan beberapa <a href="http://forum.anugrahpratama.com/notebooks-and-laptops/panduan-memiliah-laptopnotebook-yang-cocok/msg112/#msg112">panduan dasar</a> untuk memulai pencarian. Berapa nilai uang yang Anda anggarkan? Berapa ukuran layar yang Anda inginkan?</p>
<p><strong>Panduan khusus</strong><br />
<a href="http://forum.anugrahpratama.com/notebooks-and-laptops/panduan-memiliah-laptopnotebook-yang-cocok/msg113/#msg113">Spesifikasi notebook/laptop yang bagaimana yang sesuai dengan kebutuhan Anda?</a> <a href="http://forum.anugrahpratama.com/notebooks-and-laptops/panduan-memiliah-laptopnotebook-yang-cocok/msg114/#msg114">Haruskah saya menunggu yang lebih baik atau membeli sekarang juga?</a><br />
Setelah Anda menjawab beberapa pertanyaan ini, pencarian Anda akan menjadi lebih mudah karena pilihannya menjadi lebih spesifik.<span id="more-109"></span></p>
<p><strong>Aplikasi apa yang Anda akan gunakan?</strong><br />
Jika Anda memainkan games 3D atau menggunakan aplikasi 3D seperti CAD, Anda memerlukan notebook dengan VGA memory yang dedicated (non shared). Sebaliknya jika Anda tidak menggunakan aplikasi atau game 3D, maka pilihlah laptop dengan VGA memory yang terintegrasi (integrated VGA memory). Notebok dengan VGA memory terintegrasi lebih hemat battery dan lebih murah.</p>
<p><strong>Apakah Anda akan sering membawanya?</strong><br />
Jika ya, berat dan ukuran menjadi faktor penentu untuk mengambil keputusan. Layar laptop memiliki ukuran bervariasi 15.4”, 14.1”, 13.3”, 12.1” hingga 8” dan sangat mempengaruhi beratnya. Semakin besar ukurang layar, laptop tersebut semakin berat. Laptop dengan layar 15.4” mempunyai berat sekitar 2.9 kg, 14.1” sekitar 2.3kg, 13.3” sekitar 2.1kg, 12.1” sekitar 1.9kg. Namun semakin kecil laptop, biasanya harganya akan semakin mahal pula.</p>
<p>Jika Anda akan sering menggunakan laptop dijalan, dimana Anda akan kesulitan mencari sumber listrik untuk mengisi baterry, pertimbangkan juga daya tahan battery.<br />
Jika Anda tidak sering membawa notebook Anda bepergian, notebook dengan layar lebih besar bisa menjadi pilihan. Notebook dengan layar 17” biasanya dilengkapi dengan VGA yang canggih, layar resolusi tinggi dan berbagai fitur yang bagus.</p>
<p><strong>Ada kebutuhan khusus?</strong><br />
Apakah ada kriteria atau kebutuhan yang khusus dalam Anda membeli notebook? Pastikan kebutuhan Anda terpenuhi sebelum menentukan pilihan. Apakah ada accessories atau alat tambahan yang akan Anda hubungkan ke notebook Anda? Cek apakah notebook pilihan Anda memiliki port input/output yang sesuai.</p>
<p><strong>Berapa anggaran Anda?</strong><br />
Anggaran Anda akan menentukan beberapa hal. Sekalipun ada notebook yang ditawarkan dengan harga murah, pada intinya Anda akan mendapat sesuai dengan berapa Anda membayar. Banyak sekali penawaran laptop dari yang termurah dibawah 5 juta, hingga diatas 20 juta rupiah. Ada yang menawarkan lebih dengan harga murah dan ada juga yang sebaliknya.<br />
Mebuat notebook dengan performa yang tinggi atau menggunakan material yang berkualitas tinggi perlu biaya yang mahal dan membuat harga notebook tersebut menjadi mahal. Laptop yang ditawarkan dengan harga murah, biasanya menggunakan komponen yang lebih rendah kualitasnya.</p>
<p><strong>Apa tipe layar, ukuran dan resolusinya?</strong><br />
Menentukan layar yang tepat adalah penting. Ini adalah bagian notebook yang paling sering Anda gunakan. Pastikan Anda memilih yang paling sesuai dengan keperluan Anda.</p>
<p>LCD layar lebar, 16:9, saat ini mendominasi pasar, bersama dengan model layar glossy. Layar yang glossy lebih kelihatan terang, jelas, tajam dan kontrasnya lebih baik. Tapi juga membuat mata lebih cepat lelah jika dipakai untuk jangka waktu yang lama.</p>
<p>Memilih ukuran yang tepat juga penting. Layar berukuran kecil, lebih cocok untuk dibawa bepergian. Layar yang besar lebih sesuai untuk pengguna yang jarang bepergian.</p>
<p>Resolusi layar menentukan berapa banyak isi desktop. Resolusi tinggi memberikan ruang desktop yang lebih besar, dilain pihak icon dan tulisan menjadi kelihatan lebih kecil. Namun kita masih bisa mengubah resolusi layar dan ukuran tulisan.</p>
<p><strong>Apa spefisikasi hardwarenya?</strong></p>
<p><strong>Processor</strong><br />
<em>Intel vs. AMD?</em><br />
Banyak sekali perdebatan mengenai kedua perusahaan ini. Namun sebenarnya kedua perusahaan ini adalah pembuat prosesor terbaik di dunia dan saling berlomba mengembangkan jenis prosesor terbaik. Saat ini prosesor Intel untuk notebook, memiliki teknologi lebih baik untuk menghemat battery. Tapi kebanyakan pengguna tidak akan menemui kesulitan apapun merk prosesornya. Karena tidak ada perbedaan performa yang mencolok antara keduanya. Notebook dengan prosesor AMD biasanya lebih murah harganya.</p>
<p><em>Teknologi Intel Mobile Processor terkini</em><br />
• Pentium M (Dothan) – Digunakan pada noteboook yang diproduksi sekitar tahun 2004. Teknologi ini dibuat khusus untuk digunakan di notebook dan beroperasi dengan kebutuhan daya yang lebih kecil dan lebih dingin dibanding pendahulunya.<br />
• Celeron M (Dothan and Yonah) – Prosesor single core (satu inti) yang murah, sesuai untuk menjalankan hampir semua aplikasi dasar, seperti office dan grafis. Tetapi tidak mampu mendukung aplikasi yang berat.<br />
• Core Solo (Yonah) – Prosesor murah yang dibuat dari struktur Core Duo , tetapi hanya memiliki 1 inti CPU aktif. Core Solo menggantikan Pentium M pada tahun 2006.<br />
• Core Duo (Yonah) – Teknologi dual-core (dua inti) pertama dari Intel. Core Duo (32-bit) membuat 2 CPU aktif pada 1 prosesor tanpa meningkatkan konsumsi daya.<br />
• Core 2 Duo (Merom) – Versi 64-bit dari Core Duo, performanya sedikit lebih baik dari Core Duo dan bisa menjalankan Windows Vista dan aplikasi 64-bit lainnya.</p>
<p><em>Teknologi AMD’s Mobile Processors terkini</em><br />
• Sempron – Prosesor 1 inti murah yang terdapat pada notebook lama. Sebagai pengganti dari Athlon. Versi terbaru sudah mendukung aplikasi 64-bit.<br />
• Turion 64 – Prosesor 1 inti, 64-bit dengan konsumsi daya yang lebih rendah dari Sempron<br />
• Turion 64 x2 – Versi Dual Core, 64-bit dari Turion</p>
<p><strong>GPU</strong><br />
<em>Nvidia vs. ATI?</em><br />
Ini adalah topik perdebatan yang juga populer. Keduanya memproduksi kartu grafis yang bagus. Nvidia lebih baik dalam teknologi OpenGL dan dukungan Linux. Sedangkan ATI mempunyai kemampuan lebih baik di game, anti-aliasing dan anisotropic filtering. Tidak ada perbedaan yang mencolok diantara keduanya.</p>
<p>Paling penting Anda mengetahui seberapa besar kebutuhan program yang Anda gunakan terhadap kartu grafis. Jika Anda menggunakan aplikasi 3D atau game yang berat, Anda akan memerlukan VGA dedicated dengan performa yang tinggi. Jika tidak, VGA Intel GMA 900/950 yang terintegrasi sudah lebih dari cukup</p>
<p><strong>RAM</strong><br />
Dari semua komponen di notebook, jumlah RAM yang terinstall akan mempunyai efek yang paling kentara. Semakin besar RAM, semakin cepat semua aplikasi akan berjalan. Saat ini, 512MB adalah minimum, dan sangat disarankan Anda memiliki 1GB, terutama jika Anda menjalankan Windows Vista. Jika Anda banyak menjalankan aplikasi secara bersamaan (multitasking), Anda perlu mempertimbangkan untuk upgrade ke 2GB.<br />
Tidak ada perbedaan mencolok antara 533Mhz dan 667Mhz.<br />
RAM juga merupakan salah satu komponen yang paling mudah di upgrade, bahkan Anda bisa melakukannya sendiri.</p>
<p><strong>Hard Drive</strong><br />
Berapa banyak kapasitas penyimpanan yang Anda perlukan? Apakah Anda berencana menyimpan banyak sekali file, musik, video atau foto? Jika ya, Anda memerlukan kapasitas Harddisk yang lebih besar. Tapi jika Anda memiliki dana yang terbatas, membeli harddisk external akan lebih murah dan bisa menjadi pilihan.</p>
<p><strong>Optical Drive</strong><br />
Saat ini hampir semua laptop sudah dilengkapi dengan DVD writer, yang juga bisa berfungsi sebagai CD writer, DVD reader dan CD reader.</p>
<p><strong>Wireless</strong><br />
Saat ini semua laptop juga sudah dilengkapi dengan teknologi wireless. Kebanyakan notebook sudah dilengkapi dengan Intel PROSET 3945 802.11 a/b/g Wireless card.</p>
<p><strong>Battery</strong><br />
Jika Anda berencana sering menggunakan laptop Anda tanpa menancapkan kabel charger ke listrik, Anda memerlukan kapasitas battery yang cukup. Saat ini rata-rata battery notebook mampu bertahan sekitar 2-3 jam.</p>
<p><strong>Bagaimana memilih Garansi?</strong><br />
Beberapa vendor notebook sudah menawarkan perpanjangan masa garansi dengan harga yang cukup terjangkau. Jika Anda ingin menggunakan notebook untuk jangka panjang, tidak ada salahnya mempertimbangkan membeli perpanjangan garansi dengan harga yang berkisar antara 5-10% harga notebook.</p>
<p><strong>Beli sekarang atau tunggu?</strong><br />
Teknologi notebook berubah secara kontinu. Selalu akan ada teknologi yang lebih cepat atau lebih baru. Dan ini tidak bisa dihindari.<br />
Jadi ketika Anda memerlukan notebook saat ini, pastikan bahwa teknologi yang ada cukup mampu untuk memenuhi keperluan Anda. Jika kebutuhan Anda tidak mendesak, Anda bisa menunggu.<br />
Tetapi jika kebutuhan Anda mendesak, tetap ada pilihan untuk tukar tambah dikemudian hari.<br />
<em>Diambil dari forum.anugrahpratama.com</em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.nazmi.web.id/2008/08/18/tips-memilih-laptop-atau-notebook/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>12</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Fenomena Form Tilang Polisi Berwarna Biru</title>
		<link>http://blog.nazmi.web.id/2008/02/23/fenomena-form-tilang-polisi-berwarna-biru/</link>
		<comments>http://blog.nazmi.web.id/2008/02/23/fenomena-form-tilang-polisi-berwarna-biru/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 23 Feb 2008 06:27:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Irving</dc:creator>
				<category><![CDATA[Bacaan]]></category>
		<category><![CDATA[Tips & Trik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.nazmi.web.id/2008/02/23/fenomena-form-tilang-polisi-berwarna-biru/</guid>
		<description><![CDATA[Informasi bagus buat yang suka kena tilang..   diambil dari salah satu milis&#8230;
Mengenai form biru yg lagi hangat-hangatnya dibicarain = )  berhubung mobil lagi gak bisa diajak keliling2 siang ini saya ke kantor naik Motor andalan&#8230;sampailah Muter di depan Mall Arta gading&#8230;pas Muter saya di hadang oleh polisi berikut kira2 pembicaraan saya dengan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Informasi bagus buat yang suka kena tilang.. <img src='http://blog.nazmi.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_razz.gif' alt=':P' class='wp-smiley' />  diambil dari salah satu milis&#8230;</p>
<p>Mengenai form biru yg lagi hangat-hangatnya dibicarain = )  berhubung mobil lagi gak bisa diajak keliling2 siang ini saya ke kantor naik Motor andalan&#8230;sampailah Muter di depan Mall Arta gading&#8230;pas Muter saya di hadang oleh polisi berikut kira2 pembicaraan saya dengan Bp.Polisi :</p>
<p>Polisi : Selamat siang mas , bisa lihat Sim dan STnk?<br />
surya : Ok Pak&#8230;</p>
<p>P : POLISI<br />
S : SAYA</p>
<p>P : Mas tau..kesalahannya apa?<br />
S : Gak pak</p>
<p>P : Ini nmr Polisinya gak seperti seharusnya neh (sambil nunjuk ke  plat Nmr motor saya yg memang gak standart )  sambil langsung  mengeluarkan Jurus sakti mengambil buku tilang&#8230;lalu menulis dengan sigap<br />
S : pak Jgn di tilang degh..wong Plat aslinya udah gak tau ilang kemana&#8230; kalo ada pasti saya pasang pak.</p>
<p>P : sudah&#8230;saya tilang saja&#8230;kamu tau gak banyak motor curian skrg&#8230; (dengan nada Keras !! )<br />
S : (dengan Nada keras Juga ) Lah !! motor saya kan ada STNK nya pak ,  ini kan bukan motor curian !!!</p>
<p>P : kamu itu kalo di bilangin kok ngotot ( dengan nada lebih tegas !! )  kamu trima aja Surat tilangnya (sambil menyodorkan surat tilang warna  MERAH )<span id="more-102"></span><br />
S : Maaf pak saya gak mau yg warna Merah suratnya..Saya mau yg warna  Biru aja</p>
<p>P : Hei !! (dgn nada membentak ) kamu tau gak sdh 10 Hari ini form  biru itu gak berlaku !!!<br />
S : Sejak kapan pak Form Biru surat tilang gak berlaku?</p>
<p>P : inikan dalam rangka Operasi kamu itu gak boleh minta form Biru&#8230; dulu iyah kamu bisa minta form biru &#8230;tp sekarang ini kamu gak bisa&#8230; kalo kamu gak kamu ngomong sama komandan saya ( dengan nada keras dan ngotot )<br />
S : Ok pak , kita ke komandan bapak aja sekalian (dengan nada  nantangin tuh polisi)</p>
<p>P : (dengan muka bingung ) kamu ini melawan Petugas !!<br />
S : Siapa yg melawan bapak !! saya kan cuman minta Form Birunya&#8230; Bapak kan yang gak mau ngasih</p>
<p>P : (sambil narik lengan saya ) kamu jgn macam2 yah,,,..saya bisa  kenakan pasal melawan petugas !!!<br />
S : Saya gak melawan Bapak !! ( dengan nada kencang karena saya merasa  gak nyaman dengan cengkraman tangan ke lengan saya) ke napa bapak  bilang form biru udah gak berlaku? gini aja pak saya foto bapak  aja degh&#8230;kan bapak yg bilang form biru gak berlaku (sambil ngambil  HP nokia N70 kaliber 2 Mp)</p>
<p>P : Hei !! kamu bukan wartawan kan, Kalo kamu foto saya, saya bisa  kandangin motor anda ( sambil berlalu dari saya )<br />
S : saya kejar itu polisi dan sudah siap melepaskan &#8220;shoot pertama&#8221; ( tiba2 di halau oleh seorang anggota Polisi lagi )</p>
<p>P 2 : Mas , Anda gak bisa foto petugas sepeti itu&#8230;<br />
S : lah si bapak itu yg bilang form biru gak bisa dikasih ( sambil  tunjuk polisi yg tilang saya ) lalu si polisi ke 2 itu  menghampiri polisi yg tilang saya..ada pembicaraan singkat terjadi  antara polisi yg menghalau saya dan polisi yg nilang saya akhirnya  polisi yg menghalau saya mendatangi saya</p>
<p>P 2 : Mas mana surat tilang yg merah nya? ( sambil meminta )<br />
S : gak sama saya pak&#8230;. sama temen bapak kali tuh? (polisi ke 2  memanggil polisi yg nilang saya )</p>
<p>P : sini tak kasih surat yg biru (dengan nada kesal, muka berak (upsss  sorry ))<br />
Lalu polisi yg nilang saya menulis nominal denda sebesar Rp.30.600  sambil berkata &#8221; nih kamu bayar skrg ke BRI &#8230;lalu kamu ambil laghi  sim kamu disini saya tunggu<br />
S : (sambil ngasih Senyum Pepsodent ) ok pak ..gitu donk kalo gini  dari tadi  kan enak&#8230; langsung ngacir Ke BRI&#8230;</p>
<p>Hatiku senang bgt walaupun di tilang, Ngasih Pelajaran  Berharga Ke Polisi itu&#8230;.dan kepada Boss and Biss serta Bro semua  sekalian kalo di tilang kita  berhak Minta Form Biru&#8230;gak perlu nunggu 2 minggu untuk sidang..si  Polisi itu gak dpt apa2 &#8230; jgn pernah pikir Gw mau ngasih DUIT DAMAI&#8230;.</p>
<p>hiii amit2&#8230;mending gw bayar mahal ke negara&#8230;biar di pakai untuk<br />
pembangunan  ehehhe..maaf kepanjangan. -.. HIDUP FORM BIRU !!!!!!</p>
<p>BUAT YANG BELUM TAHU, SEMOGA BERMANFAAT</p>
<p>Info for you guys! Semoga bermanfaat.. .</p>
<p>Guys&#8230; Sekedar info nih. Kalau kena tilang, langsung minta aja Slip  Biru. Polisi Lalulintas itu punya 2 slip. ;</p>
<p>. Slip Merah dan Slip Biru.</p>
<p>. Kalau Slip Merah, berarti kita menyangkal kalau melanggar aturan dan mau membela diri secara hukum. Kalau kita dapat Slip Merah, berarti  kita akan disidang. Dan SIM kita harus kita ambil di pengadilan setempat.</p>
<p>Tapi ngerti sendiri kan prosesnya? Nguantri yg panjang bgt. Belom lagi  calo2 yang bejibun.</p>
<p>. Tetapi kalau ; . Slip Biru kita mengakui kesalahan kita dan bersedia  membayar denda. kita tinggal transfer dana ke nomer rekening tertentu  (BNI kalo ga salah).<br />
Abis gitu kita tinggal bawa bukti transfer untuk di tukar dengan SIM  kita di kapolsek terdekat dimana kita  ditilang. Misalnya, kita ditilang di Perempatan Mampang-Kuningan, kita  tinggal ambil SIM kita di Polsek Mampang. Dan denda yang tercantum<br />
dalam KUHP Pengguna Jalan Raya itu tidak melebihi  Rp. 50.000,- dan dananya Resmi, masuk ke Kas Negara. Jadi, kalau ada Polantas yang sampe minta undertable Rp. 75.000,- atau  Rp. 100.000,-  Biasanya di Bunderan HI arah Imam Bonjol tuh, (sorry) but it&#8217;s Bu**S**t!</p>
<p>Masuk kantong sendiri.</p>
<p>Trust me guys, I&#8217;ve been doing this before. Waktu kena tilang di</p>
<p>Bundaran Kebayoran (Ratu Plaza). Saya memotong garis marga. Karena dari arah senopati sebelumnya saya berfikir untuk ke arah Senayan, tetapi di tengah jalan saya berubah pikiran untuk lewat sudirman saja. Dan saya memotong jalan. Saya berhenti di lampu merah arah sudirman. Dan tiba-tiba Seorang polisi menghampiri dan mengetok kaca mobil. Dia tanya, apa saya tau kesalahan saya? Ya saya bilang nggak<br />
tau. Trus dia bilang kalau saya memotong Garis Marga. Saya cuman bilang, masa sih pak? saya nggak liat. Maafin deh pak. Tapi dia ngotot meminta SIM saya. Alhasil saya harus berhenti sejenak untuk bernegosiasi. Dia meminta Rp. 70.000,-. Dengan alasan, kawasan itu adalah Kawasan Tertib Lalulintas.</p>
<p>&#8220;Nyetir sambil nelfon aja ditilang mbak!&#8221;. Dia bilang gitu . Saya kembali ke mobil, dan berbicara sama teman saya yang kebetulan menemani perjalanan saya. Teman saya bilang, &#8220;Udah kasih aja Rp 20.000,- kalo ga mau loe minta Slip Biru aja&#8221;. Dengan masih belum tau apa itu Slip Biru, saya kembali menghampiri pak polisi sambil membawa uang pecahan Rp. 20.000,-. &#8220;Pak, saya cuman ada segini.&#8221; Si polisi dengan arogannya berkata , &#8220;Yaahh.. segitu doang sih buat beli kacang juga kurang mbak&#8221;.</p>
<p>Sambil tertawa melecehkan dengan teman2nya sesama `Polisi Penjaga`.</p>
<p>&#8220;Ya udah deh pak, kalo gitu tilang aja. Tapi saya minta Slip yang warna Biru ya pak!&#8221;. Seketika saya melihat raut wajah ketiga polisi itu berubah. Dan dengan nada pelan salah satu temannya itu membisikkan, tapi saya masih mendengar karna waktu itu saya berada di dalam pos. &#8220;Ya udah, coba negoin lagi, kalo ga bisa ga papalah. Penglaris, Mangsa Pertama.</p>
<p>Hahahaha&#8230;&#8221; . Sambil terus mencoba ber-nego. Akhirnya saya yang menjadi pemenang dalam adu nego tersebut. Dan mereka menerima pecahan Rp. 20.000,- yang saya tawarkan dan mengembalikan SIM saya. Dalam perjalanan, teman saya baru menjelaskan apa itu Slip Biru. So, kalo ditilang. Minta Slip Biru aja ya! Kita bisa membayangkan<br />
dong, bagaimana wajah sang polantas begitu kita bilang, &#8220;Saya tilang aja deh pak, Saya mengaku salah telah menerobos lampu merah.Tolong Slip Biru yah!&#8221;. Pasti yang ada dalam benak sang polisi<br />
&#8220;Yaahh&#8230; ngga jadi panen deh gue&#8230;&#8221;</p>
<p>Drive Save, Drive Carefully, &amp; Cheers,</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.nazmi.web.id/2008/02/23/fenomena-form-tilang-polisi-berwarna-biru/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>14</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tips untuk System Administrator</title>
		<link>http://blog.nazmi.web.id/2007/07/20/16/</link>
		<comments>http://blog.nazmi.web.id/2007/07/20/16/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 20 Jul 2007 06:44:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Irving</dc:creator>
				<category><![CDATA[Bacaan]]></category>
		<category><![CDATA[Tips & Trik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.nazmi.web.id/20/07/2007/16/</guid>
		<description><![CDATA[Rekan Sharren G. Kandou di Blognya menulis beberapa Tips untuk System Administrator. Berikut diposting lagi tulisan Rekan Sharren untuk dapat dibaca kembali oleh kita semua. Mudah-mudahan bermanfaat.

Bekerja sebagai seorang System Administrator (sysadmin) tidaklah sesulit atau semudah yang anda bayangkan. Namun jauhkan dulu bayangan anda dari seorang sysadmin pada perusahaan besar sekaliber Yahoo dan Google, atau [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p align="justify"><img src="http://www.cbtplanet.com/images/network-administrator.jpg" border="2" alt="" hspace="10" vspace="10" width="262" height="165" align="left" />Rekan <a href="http://www.kandou.web.id/index.php/archive/2007/04/10/tips-untuk-system-administrator/" target="_blank">Sharren G. Kandou</a> di Blognya menulis beberapa Tips untuk System Administrator. Berikut diposting lagi tulisan Rekan Sharren untuk dapat dibaca kembali oleh kita semua. Mudah-mudahan bermanfaat.</p>
<p align="justify">
<p align="justify">Bekerja sebagai seorang System Administrator (sysadmin) tidaklah sesulit atau semudah yang anda bayangkan. Namun jauhkan dulu bayangan anda dari seorang sysadmin pada perusahaan besar sekaliber Yahoo dan Google, atau sysadmin pada perusahaan telekomunikasi sekelas XL, Telkom, Indosat dan lainnya di Indonesia. Coba anda bayangkan sebuah warnet kecil atau perusahaan kecil yang hanya memiliki 10 unit komputer workstation dengan 1 atau 2 buah server yang menjalankan service dns, proxy, web dan mail selain juga berfungsi sebagai internet gateway.</p>
<p align="justify">
<p align="justify">Berikut beberapa tips yang saya praktekan sebagai seorang sysadmin. Tulisan ini berdasarkan pengalaman pribadi saya dalam mengelola server dan workstation beserta jaringannya di beberapa warnet kecil, beberapa kantor pemerintah, beberapa perusahaan hingga ISP juga masukan dari teman-teman sesama sysadmin, beberapa diantaranya adalah referensi yang pernah saya baca di internet tapi saya lupa penulisnya. Beritahu saya jika anda menemukan tulisan anda disini, saya dengan senang hati akan mengupdate tulisan ini dan mencantumkan nama anda tentunya.</p>
<p><span id="more-97"></span></p>
<p align="justify">
<p>Tips ini pasti sudah basi bagi para sysadmin kawakan, tapi mungkin berguna bagi para sysadmin pemula dalam bersikap dan bertindak sebagai seorang sysadmin pada tempatnya bekerja.</p>
<p><strong>Kenali semua hardware yang ada di lingkungan kerja anda.</strong><br />
Anda akan kebingungan setengah mati ketika salah satu komputer di tempat anda bekerja rusak, entah rusak hardwarenya atau hanya softwarenya sehingga harus diinstall ulang sedangkan anda tidak memiliki drivernya. Anda hanya dapat mendownload drivernya dari internet tentunya jika anda mengenal persis hardwarenya.</p>
<p><strong>Kuasailah lebih dari satu sistem operasi.</strong><br />
Setiap sistem operasi memiliki keunggulan tersendiri. Anda tentunya harus dapat menggabungkan keunggulan-keunggulan ini hingga tercipta sebuah jaringan komputer yang handal dalam mendukung kinerja teman-teman sekantor anda atau pengguna warnet tempat anda bekerja.</p>
<p><strong> Pahami aplikasi yang sering digunakan di kantor/warnet tempat anda bekerja.</strong><br />
Ruang lingkup pekerjaan sysadmin tidak hanya menginstall dan mengawasi kinerja server, workstation, jaringan atau printer. Tak jarang sysadmin juga akan didera dengan pertanyaan sepele, contohnya seperti “bagaimana memasukan gambar di word?”. Tentunya anda malu bukan jika orang sekantor mengatakan anda “sysadmin kok nggak bisa ini… nggak bisa itu”. Padahal memang mereka aja yang bego dan itu bukan salah satu skill yang anda jual di CV saat melamar kerja.</p>
<p><strong>Jangan pernah memberikan password super user anda kepada orang lain selain kepada sesama sysadmin di tempat anda bekerja.</strong><br />
Akses super user selain merupakan kebanggaan seorang sysadmin juga merupakan nyawa anda dalam bekerja. Kehilangan akses ini adalah malapetaka bagi anda apalagi jika didalamnya tersimpan data-data penting perusahaan. Anda harus bekerja ekstra (mungkin sendirian) untuk mendapatkan kembali akses ini beserta data-data di dalamnya dengan cara apapun secepatnya.</p>
<p><strong>Berikan akses terbatas bagi pengguna workstation atau server.</strong><br />
Masih berkaitan dengan tip sebelumnya, disinilah letak perbedaan seorang sysadmin dengan karyawan lainnya hehehe.</p>
<p><strong>Biasakanlah mencatat semua kejadian.</strong><br />
Sejauh yang saya tahu, jarang pemimpin perusahaan/warnet yang meminta laporan harian, mingguan atau bulanan dari sysadminnya atau dari departemen IT-nya. Tapi sebaiknya kejadian sekecil apapun yang terjadi pada lingkup pekerjaan sysadmin bisa tercatat untuk mempermudah dalam mengatasi masalah-masalah baru yang mungkin timbul dikemudian hari.</p>
<p><strong>Aktifkan system logging di server dan router dan siapkan waktu khusus hanya untuk membaca berkas log ini.</strong><br />
Hampir tidak ada perusahaan kecil/warnet yang menggaji 2 orang atau lebih sysadmin, sedangkan anda sendiri tidak mungkin berada di depan layar komputer selama 24 jam. Dengan mengaktifkan system logging ini anda akan tau apa saja yang terjadi selama anda away from keyboard (AFK). Jika memungkinkan buatlah server khusus untuk sentralisasi berkas log ini (syslog server). Selain system log, ada beberapa berkas log lain yang seperti tidak berguna antara lain access log web dan proxy server namun sebenarnya sangat penting dalam menganalisa atau memantau aktivitas keluar masuk jaringan komputer kantor/warnet tempat anda bekerja.</p>
<p><strong>Install tool seperti MRTG untuk memantau penggunaan bandwidth lokal maupun ke internet juga CPU/Memory load pada server dan workstation.</strong><br />
Dengan hanya memantau grafik MRTG ini, anda akan segera mengetahui keanehan yang terjadi didalam jaringan atau komputer-komputer yang berada di jaringan anda. Jika anda masih pemula dalam menggunakan tool seperti ini, percaya saya, bahwa anda akan betah seharian memandang naik-turun grafik ini.</p>
<p><strong>Tutup semua layanan yang tidak penting pada server anda.</strong><br />
Anda mungkin akan dikatakan sebagai sysadmin yang terlalu paranoid. Tapi ketahuilah, hanya sysadmin yang paranoid yang bisa menjadi seorang sysadmin handal. Lagipula untuk apa menjalankan service yang tidak akan digunakan? atau mengapa harus membiarkan paket data bebas lalu lalang lewat port 6660-7000 atau port 5050 jika di kantor anda melarang karyawannya chatting selama jam kerja?.</p>
<p><strong>Un-install semua aplikasi yang tidak dibutuhkan di workstation.</strong><br />
Kali ini anda mungkin akan dikatakan sebagai seorang sysadmin yang kejam, tapi itulah tugas anda. Perbiasakan diri anda untuk tidak mau direpotkan dengan aplikasi-aplikasi yang sebenarnya tidak penting dan tidak pernah digunakan di kantor yang justru mengganggu aplikasi-aplikasi penting yang sering digunakan.</p>
<p><strong>Jangan perbaiki sesuatu yang tidak rusak!</strong><br />
“If it ain’t broke, don’t fix it”, saya pertama kali diperkenalkan dengan kata ini oleh seorang teman yang juga salah satu guru komputer saya -Iwan Kilis. Hal ini sering menjadi penyakit sysadmin pemula dikarenakan rasa ingin tahu yang sangat besar. Kebiasaan mengutak-atik konfigurasi atau mengupgrade sebuah software yang sedang running well bisa menjadi salah satu sumber malapetaka. Apalagi jika anda melakukannya pada sebuah server penting yang melayani seluruh kegiatan kantor/warnet anda. Jika memungkinkan, lakukan ini pada mesin uji coba yang tidak penting.</p>
<p><strong>Ikuti perkembangan sistem operasi dan aplikasi yang digunakan di kantor/warnet tempat anda bekerja. Segera upgrade jika dibutuhkan.</strong><br />
Saya tahu, anda mungkin bilang tip ini kontra dengan tip sebelumnya diatas (jangan kuatir, anda nantinya akan mengerti hubungan dan perbedaannya). Untuk itu anda perlu mengetahui perbedaan versi lama dan baru sebuah software, apa saja yang ditambahkan, ditambalkan atau malah dikurangi dari versi sebelumnya. Lakukan upgrade hanya jika anda menemukan perbedaan penting yang akan memberikan pengaruh besar terhadap kinerja kantor/warnet anda. Misalnya security patch atau tambahan fitur baru yang menurut anda berguna.</p>
<p><strong>Bergaul!</strong><br />
Ya.. bergaul, mendaftarlah pada mailing-list atau forum yang membahas sistem operasi dan aplikasi (software) serta hardware yang sering anda hadapi dalam pekerjaan anda sebagai seorang sysadmin. Dalam bertanya, berikan petunjuk yang lengkap misalnya log atau konfigurasi anda, sebab peserta mailing-list atau forum yang anda ikuti bukan paranormal. Malu bertanya, sesat dijalan, tapi perlu diingat pula bahwa terlalu banyak bertanya artinya tidak tahu malu, cobalah sekali sekali menjawab pertanyaan orang lain tentunya anda harus memberikan jawaban yang tidak asal-asalan. Perhatikan tata tertib mailing-list atau forum yang anda ikuti, selalu ucapkan terima kasih atas saran-saran yang diberikan.</p>
<p>Diatas semua tips yang saya tulis disini, yang terpenting yang harus dikuasai oleh seorang sysadmin adalah <strong>ketelitian</strong>. Anda akan terlihat sangat bodoh jika tidak teliti.</p>
<p><em>README, FAQ, CHANGELOG, INSTALL, SETUP, HOWTO</em> adalah beberapa nama berkas yang akan sering anda baca. Jangan malu atau merasa bodoh ketika anda terlihat sedang membaca berkas ini berulang kali, sebab berkas ini dibuat untuk dibaca.</p>
<p>Menjadi seorang sysadmin adalah sebuah kesempatan dan kepercayaan yang diberikan, bukan keputusan anda sendiri, jadi pergunakan kesempatan dan kepercayaan tersebut sebaik-baiknya.</p>
<p><em>from adminpremanweb.id</em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.nazmi.web.id/2007/07/20/16/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>7</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>BackTrack &#8211; Comprehensive Security Penetration Linux Distro Suite</title>
		<link>http://blog.nazmi.web.id/2007/06/09/backtrack-comprehensive-security-penetration-linux-distro-suite/</link>
		<comments>http://blog.nazmi.web.id/2007/06/09/backtrack-comprehensive-security-penetration-linux-distro-suite/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 09 Jun 2007 03:28:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Irving</dc:creator>
				<category><![CDATA[Bacaan]]></category>
		<category><![CDATA[Networking]]></category>
		<category><![CDATA[Security]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.nazmi.web.id/2007/06/09/backtrack-comprehensive-security-penetration-linux-distro-suite/</guid>
		<description><![CDATA[
The are a couple of things that are essential to any hacker’s walk of life. To name a few, there’s the ubiquitous flash drive for data transfer. You have the crossover cable for even faster data transfer. There’s the WiFi antenna for high gain and strong amplification. Possibly, you might find a video capture card [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="left" src="http://www.hackernotcracker.com/wordpress/wp-content/uploads/2007/04/backtrack_logo.jpg" alt="backtrack_logo.jpg" /></p>
<p>The are a couple of things that are essential to any hacker’s walk of life. To name a few, there’s the ubiquitous flash drive for data transfer. You have the crossover cable for even faster data transfer. There’s the WiFi antenna for high gain and strong amplification. Possibly, you might find a video capture card in the computer. Of course, there’s the ubiquitous laptop and desktop computer. But what software is on these computers? Undoubtedly, you will find at least two operating systems, most often Windows and Linux. But with Linux, there are several different distributions. Is there a specific one? With hackers and crackers, there is only one Linux distro out there. It is called Backtrack.<span id="more-78"></span></p>
<p>Back Track is quite possibly the most comprehensive Linux distribution of security tools. Both hackers and crackers can appreciate the features of this distribution. For black-hatters, it is an easy access to software that facilitates exploitations of secure system. For white-hatters, it is a penetration tester that finds holes in a security scheme. See, everybody wins!</p>
<h4>Major Features</h4>
<p>BackTrack features the latest in security penetration software. The current Linux kernel is patched so that special driver installation is unnecessary for attacks. For example, an Atheros-based wireless networking adapter will no enter monitor mode or inject packets without the MadWiFi driver patch. With BackTrack, you don’t need to worry about that. It’s just plug-and-play ready-to-go!</p>
<p>What’s great is that this Linux distribution comes Live-on-CD. So, no installation is needed. However, what you experience BackTrack, you will realize that it is a <em>must</em> to download this operating system and install it on your Laptop. At the <em>very least</em>, download the <a href="http://www.vmware.com/vmtn/appliances/directory/592">VMWare Virtual Appliance for Backtrack</a>. Make sure you also install the <a href="http://www.hackernotcracker.com/2007-02/obtaining-vmware-tools-for-vmware-player-through-extraction.html">VMWare Tools for Linux</a> as well. Many features will still work in VMWare mode.</p>
<h4>Support</h4>
<p>Support is kind of limited with BackTrack. But when you’re dealing with this field, what do you expect? Anyone messing with this stuff should have a clue. Basically, like many open-source operations, your only support is the <a href="http://backtrack.offensive-security.com/">BackTrack Wiki</a> and the <a href="http://forums.remote-exploit.org/">Remote Exploit Forums</a>.</p>
<p><a href="http://www.remote-exploit.org/backtrack.html">Try BackTrack</a> if you can work without organized support. I promise, the features will make it worth your while!</p>
<p><em>( from Internet )</em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.nazmi.web.id/2007/06/09/backtrack-comprehensive-security-penetration-linux-distro-suite/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Surat Dari Ibu Yang Terkoyak Hatinya</title>
		<link>http://blog.nazmi.web.id/2007/04/21/surat-dari-ibu-yang-terkoyak-hatinya/</link>
		<comments>http://blog.nazmi.web.id/2007/04/21/surat-dari-ibu-yang-terkoyak-hatinya/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 21 Apr 2007 05:50:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Irving</dc:creator>
				<category><![CDATA[Bacaan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.nazmi.web.id/2007/04/21/surat-dari-ibu-yang-terkoyak-hatinya/</guid>
		<description><![CDATA[Anaku….
Ini surat dari ibu yang tersayat hatinya. Linangan air mata bertetesan deras menyertai tersusunnya tulisan ini. Aku lihat engkau lelaki yang gagah lagi matang. Bacalah surat ini. Dan kau boleh merobek-robeknya setelah itu, seperti saat engkau meremukkan kalbuku sebelumnya.
Sejak dokter mengabari tentang kehamilan, aku berbahagia. Ibu-ibu sangat memahami makna ini dengan baik. Awal kegembiraan dan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Anaku….<br />
Ini surat dari ibu yang tersayat hatinya. Linangan air mata bertetesan deras menyertai tersusunnya tulisan ini. Aku lihat engkau lelaki yang gagah lagi matang. Bacalah surat ini. Dan kau boleh merobek-robeknya setelah itu, seperti saat engkau meremukkan kalbuku sebelumnya.</p>
<p>Sejak dokter mengabari tentang kehamilan, aku berbahagia. Ibu-ibu sangat memahami makna ini dengan baik. Awal kegembiraan dan sekaligus perubahan psikis dan fisik. Sembilan bulan aku mengandungmu. Seluruh aktivitas aku jalani dengan susah payah karena kandunganku. Meski begitu, tidak mengurangi kebahagiaanku. Kesengsaraan yang tiada hentinya, bahkan kematian kulihat didepan mataku saat aku melahirkanmu. Jeritan tangismu meneteskan air mata kegembiraan kami. <span id="more-19"></span></p>
<p>Berikutnya, aku layaknya pelayan yang tidak pernah istirahat. Kepenatanku demi kesehatanmu. Kegelisahanku demi kebaikanmu. Harapanku hanya ingin melihat senyum sehatmu dan permintaanmu kepada Ibu untuk membuatkan sesuatu.</p>
<p>Masa remaja pun engkau masuki. Kejantananmu semakin terlihat, Aku pun berikhtiar untuk mencarikan gadis yang akan mendampingi hidupmu. Kemudian tibalah saat engkau menikah. Hatiku sedih atas kepergianmu, namun aku tetap bahagia lantaran engkau menempuh hidup baru.</p>
<p>Seiring perjalanan waktu, aku merasa engkau bukan anakku yang dulu. Hak diriku telah terlupakan. Sudah sekian lama aku tidak bersua, meski melalui telepon. Ibu tidak menuntut macam-macam. Sebulan sekali, jadikanlah ibumu ini sebagai persinggahan, meski hanya beberapa menit saja untuk melihat anakku.</p>
<p>Ibu sekarang sudah sangat lemah. Punggung sudah membungkuk, gemetar sering melecut tubuh dan berbagai penyakit tak bosan-bosan singgah kepadaku. Ibu semakin susah melakukan gerakan.</p>
<p>Anakku…<br />
Seandainya ada yang berbuat baik kepadamu, niscaya ibu akan berterima kasih kepadanya. Sementara Ibu telah sekian lama berbuat baik kepada dirimu. Manakah balasan dan terima kasihmu pada Ibu ? Apakah engkau sudah kehabisan rasa kasihmu pada Ibu ? Ibu bertanya-tanya, dosa apa yang menyebabkan dirimu enggan melihat dan mengunjungi Ibu ? Baiklah, anggap Ibu sebagai pembantu, mana upah Ibu selama ini ?</p>
<p>Anakku..<br />
Ibu hanya ingin melihatmu saja. Lain tidak. Kapan hatimu memelas dan luluh untuk wanita tua yang sudah lemah ini dan dirundung kerinduan, sekaligus duka dan kesedihan ? Ibu tidak tega untuk mengadukan kondisi ini kepada Dzat yang di atas sana. Ibu juga tidak akan menularkan kepedihan ini kepada orang lain. Sebab, ini akan menyeretmu kepada kedurhakaan. Musibah dan hukuman pun akan menimpamu di dunia ini sebelum di akhirat. Ibu tidak akan sampai hati melakukannya,</p>
<p>Anakku…<br />
Walaupun bagaimanapun engkau masih buah hatiku, bunga kehidupan dan cahaya diriku…</p>
<p>Anakku…<br />
Perjalanan tahun akan menumbuhkan uban di kepalamu. Dan balasan berasal dari jenis amalan yang dikerjakan. Nantinya, engkau akan menulis surat kepada keturunanmu dengan linangan air mata seperti yang Ibu alami. Di sisi Allah, kelak akan berhimpun sekian banyak orang-orang yang menggugat.</p>
<p>Anakku..<br />
Takutlah engkau kepada Allah karena kedurhakaanmu kepada Ibu. Sekalah air mataku, ringankanlah beban kesedihanku. Terserahlah kepadamu jika engkau ingin merobek-robek surat ini. Ketahuilah, “Barangsiapa beramal shalih maka itu buat dirinya sendiri. Dan orang yang berbuat jelek, maka itu (juga) menjadi tanggungannya sendiri”.</p>
<p>Anakku…<br />
Ingatlah saat engkau berada di perut ibu. Ingat pula saat persalinan yang sangat menegangkan. Ibu merasa dalam kondisi hidup atau mati. Darah persalinan, itulah nyawa Ibu. Ingatlah saat engkau menyusui. Ingatlah belaian sayang dan kelelahan Ibu saat engkau sakit. Ingatlah ….. Ingatlah…. Karena itu, Allah menegaskan dengan wasiat : “Wahai, Rabbku, sayangilah mereka berdua seperti mereka menyayangiku waktu aku kecil”.</p>
<p>Anakku…<br />
Allah berfirman: “Dan dalam kisah-kisah mereka terdapat pelajaran bagi orang-orang berakal” <strong>[Yusuf : 111]</strong></p>
<p>Pandanglah masa teladan dalam Islam, masa Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam masih hidup, supaya engkau memperoleh potret bakti anak kepada orang tua.</p>
<p><strong>KISAH TELADAN KEPADA ORANG TUA</strong><br />
Sahabat Abu Hurairah sempat gelisah karena ibunya masih dalam jeratan kekufuran. Dalam shahih Muslim disebutkan, dari Abu Hurairah, ia bercerita.</p>
<p>Aku mendakwahi ibuku agar masuk Islam. Suatu hari aku mengajaknya untuk masuk Islam, tetapi dia malah mengeluarkan pernyataan tentang Nabi yang aku benci. Aku (pun) menemui Rasulullah dalam keadaan menangis. Aku mengadu.</p>
<p>“Wahai Rasulullah, aku telah membujuk ibuku untuk masuk Islam, namun dia menolakku. Hari ini, dia berkomentar tentang dirimu yang aku benci. Mohonlah kepada Allah supaya memberi hidayah ibu Abu Hurairah”. Rasulullah bersabda : “Ya, Allah. Tunjukilah ibu Abu Hurairah”. Aku keluar dengan hati riang karena do’a Nabi. Ketika aku pulang dan mendekati pintu, maka ternyata pintu terbuka. Ibuku mendengar kakiku dan berkata : “Tetap di situ Abu Hurairah”. Aku mendengar kucuran air. Ibu-ku sedang mandi dan kemudian mengenakan pakaiannya serta menutup wajahnya, dan kemudian membuka pintu. Dan ia berkata : “Wahai, Abu Hurairah ! Asyhadu an Laa Ilaaha Illa Allah wa Asyhadu Anna Muhammadan Abduhu wa Rasuluhu”. Aku kembali ke tempat Rasulullah dengan menangis gembira. Aku berkata, “Wahai, Rasulullah, Bergembiralah. Allah telah mengabulkan do’amu dan menunjuki ibuku”. Maka beliau memuji Allah dan menyanjungNya serta berkomentar baik” <strong>[Hadits Riwayat Muslim]</strong></p>
<p>Ibnu Umar pernah melihat lelaki menggendong ibunya dalam thawaf. Ia bertanya : “Apakah ini sudah melunasi jasanya (padaku) wahai Ibnu Umar?” Beliau menjawab : “Tidak, meski hanya satu jeritan kesakitan (saat persalinan)”.</p>
<p>Zainal Abidin, adalah seorang yang terkenal baktinya kepada ibu. Orang-orang keheranan kepadanya (dan berkata) : “Engkau adalah orang yang paling berbakti kepada ibu. Mengapa kami tidak pernah melihatmu makan berdua dengannya dalam satu talam”? Ia menjawab,”Aku khawatir tanganku mengambil sesuatu yang dilirik matanya, sehingga aku durhaka kepadanya”.</p>
<p>Sebelumnya, kisah yang lebih mengharukan terjadi pada diri Uwais Al-Qarni, orang yang sudah beriman pada masa Nabi, sudah berangan-angan untuk berhijrah ke Madinah untuk bertemu dengan Nabi. Namun perhatiannya kepada ibunya telah menunda tekadnya berhijrah. Ia ingin bisa meraih surga dan berteman dengan Nabi dengan baktinya kepada ibu, kendatipun harus kehilangan kemuliaan menjadi sahabat Beliau di dunia.</p>
<p>Dalam shahih Muslim, dari Usair bin Jabir, ia berkata : Bila rombongan dari Yaman datang, Umar bin Khaththab bertanya kepada mereka : “Apakah Uwais bin Amir bersama kalian ?” sampai akhirnya menemui Uwais. Umar bertanya, “Engkau Uwais bin Amir?” Ia menjawa,”Benar”. Umar bertanya, “Engkau dari Murad kemudian beralih ke Qarn?” Ia menjawab, “Benar”. Umar bertanya, “Engkau punya ibu?”. Ia menjawab, “Benar”. Umar (pun) mulai bercerita, “Aku mendengar Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda.</p>
<p>“Akan datang pada kalian Uwais bin Amir bersama rombongan penduduk Yaman yang berasal dari Murad dan kemudian dari Qarn. Ia pernah tertimpa lepra dan sembuh total, kecuali kulit yang sebesar logam dirham. Ia mempunyai ibu yang sangat dihormatinya. Seandainya ia bersumpah atas nama Allah, niscaya aku hormati sumpahnya. Mintalah ia beristighfar untukmu jika bertemu”.</p>
<p>(Umar berkata), “Tolong mintakan ampun (kepada Allah) untukku”. Maka ia memohonkan ampunan untukku. Umar bertanya, “Kemana engkau akan pergi?”. Ia menjawab, “Kufah”. Umar berkata, “Maukah engkau jika aku menulis (rekomendasi) untukmu ke gubernurnya (Kufah)?” Ia menjawab, “Aku lebih suka bersama orang yang tidak dikenal”.</p>
<p>Kisah lainnya tentang bakti kepada ibu, yaitu Abdullah bin Aun pernah memanggil ibunya dengan suara keras, maka ia memerdekakan dua budak sebagai tanda penyesalannya.</p>
<p><strong>KISAH KEDURHAKAAN KEPADA ORANG TUA</strong><br />
Diceritakan ada lelaki yang sangat durhaka kepada sang ayah sampai tega menyeret ayahnya ke pintu depan untuk mengusirnya dari rumah. Sang ayah ini dikarunia anak yang lebih durhaka darinya. Anak itu menyeret bapaknya sampai kejalanan untuk mengusirnya dari rumahnya. Maka sang bapak berkata : “Cukup… Dulu aku hanya menyeret ayahku sampai pintu depan”. Sang anak menimpali : “Itulah balasanmu. Adapun tembahan ini sebagai sedekah dariku!”.</p>
<p>Kisah pedih lainnya, seorang Ibu yang mengisahkan kesedihannya : “Suatu hari istri anakku meminta suaminya (anakku) agar menempatkanku di ruangan yang terpisah, berada di luar rumah. Tanpa ragu-ragu, anakku menyetujuinya. Saat musim dingin yang sangat menusuk, aku berusaha masuk ke dalam rumah, tapi pintu-pintu terkunci rapat. Rasa dingin pun menusuk tubuhku. Kondisiku semakin buruk. Anakku ingin membawaku kesuatu tempat. Perkiraanku ke rumah sakit, tetapi ternyata ia mencampakkanku ke panti jompo. Dan setelah itu tidak pernah lagi menemuiku”</p>
<p>Sebagai penutup, kita harus memahami bahwa bakti kepada orang tua merupakan jalan lempang dan mulia yang mengantarkan seorang anak menuju surga Allah. Sebaliknya, kedurhakaan kepada mereka, bisa menyeret sang anak menuju lembah kehinaan, neraka.</p>
<p>Hati-hatilah, durhaka kepada orang tua, dosanya besar dan balasannya menyakitkan. Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda.</p>
<p>“Artinya : Akan terhina, akan terhina dan akan terhina!” Para sahabat bertanya, “Wahai Rasulullahj, siapakah gerangan ?” Beliau bersabda, “Orang yang mendapati orang tuanya, atau salah satunya pada hari tuanya, namun ia (tetap) masuk neraka” [Hadits Riwayat Muslim]</p>
<p><em>[Diadaptasi dari Idatush Shabirin, oleh Abdullah bin Ibrahim Al-Qa’rawi dan Ilzam Rijlaha Fatsamma Al-Jannah, oleh Shalihj bin Rasyid Al-Huwaimil]</em></p>
<p><em>- Ridwan Rusdiantoro</em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.nazmi.web.id/2007/04/21/surat-dari-ibu-yang-terkoyak-hatinya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Game di Indonesia: Antara Asli dan Bajakan</title>
		<link>http://blog.nazmi.web.id/2007/04/04/game-di-indonesia-antara-asli-dan-bajakan/</link>
		<comments>http://blog.nazmi.web.id/2007/04/04/game-di-indonesia-antara-asli-dan-bajakan/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 04 Apr 2007 06:31:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Irving</dc:creator>
				<category><![CDATA[Bacaan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.nazmi.web.id/2007/04/04/game-di-indonesia-antara-asli-dan-bajakan/</guid>
		<description><![CDATA[Sudah menjadi sebuah rahasia umum bahwa Indonesia adalah salah satu negara pembajak terbesar di dunia. Hal ini termasuk praktek pirasi pada piranti lunak (software) komputer, musik, dan video games. Pirasi, seperti kita ketahui bersama, adalah sebuah tindak melipat gandakan media (dalam hal ini, kita bicara tentang piranti lunak) untuk diperjual belikan kembali. Jadi, orang dapat [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>S</strong>udah menjadi sebuah rahasia umum bahwa Indonesia adalah salah satu negara pembajak terbesar di dunia. Hal ini termasuk praktek pirasi pada piranti lunak (software) komputer, musik, dan video games. Pirasi, seperti kita ketahui bersama, adalah sebuah tindak melipat gandakan media (dalam hal ini, kita bicara tentang piranti lunak) untuk diperjual belikan kembali. Jadi, orang dapat memperoleh media hasil pirasi dengan harga yang &#8220;jauh&#8221; lebih murah (baca: berstatus ilegal).</p>
<p>Kenapa ilegal? Jawabannya dapat Anda temukan di bungkus setiap produk (asli) yang mencantumkan pernyataan &#8220;DILARANG KERAS MEMPERBANYAK ATAU MELIPAT GANDAKAN PRODUK INI TANPA SEIJIN PRODUSEN,&#8221; Artinya, kita harus meminta ijin terlebih dahulu guna memperoleh status legal dari produsen. Jika tidak? Tentu saja ilegal, dan inilah yang dilakukan pembajak di Indonesia.</p>
<p>Lalu, kenapa &#8220;jauh lebih murah?&#8221; Sederhana saja, karena para pembajak tak harus membayar biaya produksi, pengepakan, lisensi, serta distribusi produk-produk tersebut.<br />
<span id="more-5"></span><br />
Kali ini, kita akan membicarakan tentang praktek pirasi dalam pasar video games di Indonesia. Namun, kita tak akan bicara mengenai peraturan atau perundang-undangan yang mengatur hal tersebut, karena memang peraturan tersebut -yang mengatur soal peredaran video games di Indonesia- nyaris tidak ada.</p>
<p>Kita akan lebih fokus pada pengenalan produk, mana yang asli mana yang pirasi, yang kiranya dapat memberikan pengetahuan bagi kita semua tentang dampak penggunaan produk-produk tersebut.</p>
<p>Anda tentu sudah tak asing lagi dengan mesin game (konsol) PlayStation (PS), bahkan mungkin Anda juga salah satu konsumen alat hiburan besutan Sony ini. Jika demikian, penulis yakin bahwa Anda telah akrab dengan label harga Rp. 3.500 s/d Rp. 5.000 yang dibanderol penjual game PS untuk setiap CD game yang diperjual belikan. Begitu murahnya, hingga membuat seorang kolektor game dapat mengoleksi lebih dari 50 judul game setiap bulan.</p>
<p>Namun, sadarkah Anda berapa sebenarnya harga asli dari game yang Anda beli? Jika jawabannya &#8220;Ya,&#8221; sudah barang tentu Anda akan berpikir dua kali untuk memborong game PS, karena harganya bisa mencapai setengah dari nilai yang ditentukan untuk Upah Minimum Regional (UMR) seorang pegawai negeri. Dengan kata lain, penjual game akan rugi besar bila mereka menjual game asli, karena daya beli masyarakat Indonesia yang belum memungkinkan untuk menempatkan pembelian game PS sebagai kebutuhan primer, dan membuat orang Indonesia berjejal-jejal di toko game untuk memborong game asli.</p>
<p>Sebagai hasilnya, saat ini, dimanapun Anda berada, Anda akan dengan mudahnya menemukan game PS. Mulai dari mall, toko kelontong, bahkan pasar buah yang kumuh sekalipun, Anda masih tetap dapat menemukan toko yang menjual CD game PS.</p>
<p>Lalu, Anda akan berkata sambil tersenyum, &#8220;Asyik, jadi bisa beli banyak game! Murah harganya! Untung besar dong!&#8221; Para pengecer CD game pun bakal setuju dengan pernyataan tersebut. Namun, marilah kita lihat dampak yang diakibatkan oleh tindak pirasi ini, yang mungkin tak pernah terpikirkan oleh kita&#8230;</p>
<p>Pihak pertama yang dirugikan atas tindakan ini, tentu saja adalah produsen game. Bayangkan, jika produsen dapat memasarkan 10 game seharga $50 di negerinya, berbanding dengan penjualan di Indonesia, maka akan didapati perbedaan yang besar sekali. Boleh jadi kita hanya membeli 1 game asli (untuk digandakan), dan selebihnya, produk yang telah digandakan dan dijual kembali kepada masyarakat umum, uangnya murni mengalir ke kantong penjual, bukan produsen.</p>
<p>Kerugian yang diderita produsen terlihat disini. Jika dari 10 game tersebut, yang 9 ilegal (tidak sampai $1), maka produsen hanya memperoleh keuntungan sebesar $50 saja. Bandingkan jika kesepuluh game tersebut asli dan dibeli dengan harga yang sama, $50.</p>
<p>OK, anggaplah kita semua patuh pada hukum, setuju bahwa peredaran game PS tersebut ilegal, dan bersedia membeli CD game PS yang asli. Jika itu adalah Anda, maka Anda adalah pihak kedua yang dirugikan. Mengapa demikian?</p>
<p>Untuk menjawab pertanyaan di atas, penulis akan menjelaskan beberapa perbedaan antara CD game asli dan pirasi berdasarkan pengalaman penulis yang telah mengkonsumsi kedua produk tersebut.</p>
<p>Biasanya, sebuah game diluncurkan dalam paket eksklusif. Pembungkusnya terbuat dari bahan yang baik, sampulnya pun dicetak artistik, memiliki kardus penyegel, serta jaminan keaslian yang tertera pada pembungkusnya, yang akan melindungi Anda jika Anda mengacungkan produk tersebut ke muka aparat penegak hukum.</p>
<p>Media yang ada di dalamnya, sudah tidak perlu diragukan lagi, tentu terbuat dari bahan pilihan yang telah melalui proses pengujian. Selain itu, biasanya produsen menyertakan manual, baik buku ataupun liflet, atau bonus-bonus tambahan seperti CD musik atau aksesoris yang dapat Anda koleksi.</p>
<p>Sekarang, bandingkan dengan ratusan CD yang dijual bebas di Indonesia. Tak jarang CD-CD itu hanya dibungkus plastik (baca: usang dan berdebu), cetakan sampulnya pudar karena dicetak dengan tinta murahan, dan tentu saja tak ada jaminan keaslian, yang akan membuat Anda menyembunyikan CD tersebut di dalam celana jika ada patroli satuan penegak hukum.</p>
<p>Lalu, bagaimana dengan medianya? Perlu diketahui bahwa bahan CD yang dipakai terbuat dari biji plastik murahan (mungkin media hanya seharga 1000 rupiah) dan diproduksi dengan alat pengganda masal (1 CD asli yang isinya dapat langsung dikopi ke 1000 CD kosong).</p>
<p>Anda juga harus mempelajari sendiri bagaimana cara memainkan game yang Anda beli, karena tak ada satu pun buku manual yang disertakan. Plus, Anda akan kehilangan bonus eksklusif apabila game yang Anda beli itu sebenarnya menyertakan bonus tambahan.</p>
<p>Efek lain yang ditimbulkan akibat penggunaan CD game bajakan adalah menurunnya kualitas gambar dan suara dari game yang Anda beli (sudah barang tentu, bukan begitu?). Secara logis, hal ini dapat kita buktikan dengan perumpamaan VCD/DVD asli yang dibajak. Anda akan melihat perbedaan antara barang asli dan tiruannya, meskipun di era DVD hal ini agak sulit diidentifikasi.</p>
<p>Bicara soal ketahanan media, tentu Anda sudah dapat membayangkan dengan sendirinya. Jika CD bajakan tergores sedikit saja, biasanya akan menimbulkan masalah macet-macet saat memainkannya. Selain itu, jika tidak dirawat dengan baik, medianya akan dijalari jamur dan cepat rusak.</p>
<p>Yang terakhir, tanpa kita sadari, kepingan-kepingan disc bajakan tersebut secara perlahan-lahan akan menggerogoti konsol. Memang efek dari kerusakan yang ditimbulkan oleh disc bajakan tak akan segera terlihat, namun jika kita menunggu sekitar satu atau dua tahun, penulis yakin &#8211; dalam kurun waktu tersebut &#8212; Anda akan mengunjungi toko-toko konsol untuk service.</p>
<p>Jenis kerusakannya pun bermacam-macam, mulai dari macetnya mata optic, proses &#8220;loading&#8221; yang kelewat lama, atau bunyi &#8220;ngikngikngik&#8221; yang mengganggu. Jadi, bersiaplah dengan kocek Anda, karena hasil service pun biasanya tak akan bertahan lama.</p>
<p><strong>Kesimpulan: Semua Terserah Anda</strong></p>
<p>Berdasarkan uraian dan sedikit contoh di atas, penulis menyerahkan pilihan kepada Anda. Apakah praktek pirasi di Indonesia (khususnya) adalah hal yang baik atau sebaliknya. Dengan demikian, diharapkan penggemar game di Indonesia tak perlu lagi pusing memikirkan undang-undang atau peraturan, karena batas-batas konsumsi game asli dan pirasi berpulang pada diri masing-masing.</p>
<p>Jika Anda seorang gamer sejati yang punya banyak duit, mengapa harus takut mengimpor game-game asli? Disamping menjadi sebuah kebanggaan, dijamin peralatan game Anda akan panjang umur! Hanya saja, koleksi Anda tak akan sebanyak mereka yang membeli game versi pirasi.</p>
<p>Untuk konsumen selain yang telah penulis sebutkan di atas, pun tak jadi masalah. Yang terpenting adalah bagaimana kita merawat game-game serta konsol tersebut agar tetap nyaman dan panjang umur.</p>
<p>Yang jadi pertanyaan adalah; Apakah Anda siap bila pemerintah berkenan melisensi game asli dan menjualnya di Indonesia? Kita tunggu saja sampai tiba saatnya pemerintah &#8220;peduli&#8221; dan menurunkan peraturan tersebut!</p>
<p><em>Penulis, Eko Ramaditya Adikara (Rama), adalah seorang tuna-netra yang gemar menulis menggunakan komputer. Penulis tergabung dalam Yayasan Mitra Netra (MitraNetra.or.id). Blog pribadinya dapat dibaca di alamat www.ramaditya.com.</em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.nazmi.web.id/2007/04/04/game-di-indonesia-antara-asli-dan-bajakan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Urgensi Sertifikasi Bagi Praktisi IT</title>
		<link>http://blog.nazmi.web.id/2007/04/04/urgensi-sertifikasi-bagi-praktisi-it/</link>
		<comments>http://blog.nazmi.web.id/2007/04/04/urgensi-sertifikasi-bagi-praktisi-it/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 04 Apr 2007 02:35:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Irving</dc:creator>
				<category><![CDATA[Bacaan]]></category>
		<category><![CDATA[Networking]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.nazmi.web.id/2007/04/04/urgensi-sertifikasi-bagi-praktisi-it/</guid>
		<description><![CDATA[Persaingan dalam bidang teknologi informasi (TI) di era globalisasi sekarang ini telah menunjukkan geliat yang cukup pesat. Persaingannya pun tidak hanya terbatas pada pelaku atau perusahaan yang terbatas dalam lingkup regional, melainkan sudah mencakup ke persaingan antarbangsa.
Hal ini memang tentu saja suatu kewajaran mengingat bahwa lingkungan kehidupan kita saat ini telah berada dalam era globalisasi. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="snap_preview">Persaingan dalam bidang teknologi informasi (TI) di era globalisasi sekarang ini telah menunjukkan geliat yang cukup pesat. Persaingannya pun tidak hanya terbatas pada pelaku atau perusahaan yang terbatas dalam lingkup regional, melainkan sudah mencakup ke persaingan antarbangsa.</p>
<p class="snap_preview">Hal ini memang tentu saja suatu kewajaran mengingat bahwa lingkungan kehidupan kita saat ini telah berada dalam era globalisasi. Era, di mana, batasan-batasan negara tidak relevan lagi dijadikan pembatas persaingan. Bahkan karena TI itu sendiri menjadi motor penggerak kemajuan globalisasi maka dengan sendirinya para praktisi TI menempati posisi terdepan dalam dunia digital. Dan, karena globalisasi sangat erat kaitannya degan persaingan para praktisi yang bekerja dalam suatu perusahaan TI, kini, dituntut untuk berani berkompetisi dengan perusahaan asing yang selama ini dianggap lebih berkualitas dalam berbagai hal.</p>
<p class="snap_preview">Membicarakan kompetisi tentu saja tidak lepas dari sertifikasi sebagai satu syarat minimal bagi legitimasi seseorang untuk membuktikan kualitas SDM (sumber daya manusia) dan profesionalismenya. <span id="more-4"></span>Sebab, sertifikasi yang diakui secara profesional adalah bukti kompetensi seseorang yang telah memiliki kemampuan dan ketrampilan dalam merancang, mengkonfigurasikan, menerapkan, maupun merawat perangkat lunak perusahaan.</p>
<p>Sebagaimana diberitakan media massa, baru-baru ini, sekarang ini terdapat ratusan jenis sertifikasi profesi yang ditawarkan berbagai lembaga sertifikasi maupun vendor TI di Indonesia yang sudah diakui oleh aosiasi internasional atau Computing Technology Industry Associations (Comp TIA). Sebagai lembaga/asosiasi vendor TI yang telah berusia 20 tahun, beberapa sertifikasi yang telah diterbitkan adalah Cisco, Microsoft, Oracle, Macromedia dll. CompTIA menawarkan sertifikasi di sektor teknologi yang terpenting, seperti sertifikasi A+, CDIA+, CTT+, e-Biz+, HTI+,I-NET+, IT-Project+, Linux+, Net-work+, Security+, dan Server+.</p>
<p>Bagi para praktisi, sertifikasi itu sendiri adalah semacam legitimasi keahlian yang telah diperolehnya. Seorang praktisi ber-sertifikasi dengan sendirinya juga akan memberikan keuntungan, seperti luasnya kesempatan kerja yang lebih baik, membuat jalur kerja yang lebih jelas, dan menjadi basis untuk menambah pengetahuan sehingga ia memiliki nilai tambah sebagai variabel untuk bahan persaingan di bursa kerja baik skala nasional maupun internasional.</p>
<p>Selain itu manfaat sertifikasi juga dapat menguntungkan perusahaan tempat di mana seseorang bekerja. Sebab, dengan sendirinya perusahaan yang memiliki sertifikasi bisa menghasilkan input, semisal, kepuasan konsumen yang lebih baik, memudahkan proses perekrutan dan kontrak, mengurangi biaya pelatihan, dan mendapatkan standar kompetensi yang terukur.</p>
<p>* * *</p>
<p>Sertifikasi TI yang diberikan main vendor (penyedia sekaligus pemilik sah hak untuk mengeluarkan sertifikat) tentu akan sangat berguna bagi para praktisi Sertifikasi CCNA. Dan, CCNP Certification yang pernah dikeluarkan perusahaan Cisco, misalnya, telah membuktikan keberhasilannya membangun SDM yang berkualitas sehingga memberikan kesempatan para &#8220;lulusan&#8221; Cisco untuk meningkatkan karier kerjanya secara profesional. Dengan memiliki sertifikasi CCNA/CCNP serta memiliki pengetahuan tambahan mengenai Cisco Router ini, para praktisi TI di Cisco mendapatkan kesempatan dalam meningkatkan keahliannya di bidang networking.</p>
<p>Saat ini, dengan adanya program sertifikasi keahlian di dunia profesional TI dalam bidang network design maupun network support, keahlian para profesional akan sungguh-sungguh teruji berdasarkan standar perusahaan Cisco Internasional. Sebagai contoh, Cisco Career Certification juga menjadikan para profesional TI terus-menerus mengikuti perkembangan industri teknologi networking. Sertifikasi Cisco dibagi dalam 3 tahap, yaitu tahap Associate, Profesional dan Expert. Tingkat yang paling tinggi adalah Expert.</p>
<p>Microsoft yang juga merupakan perusahaan besar dalam produk software, juga tidak ketinggalan dalam menerapkan standarisasi keahlian penguasaan produknya melalui program sertifikasi keahlian. Microsoft mengeluarkan beberapa sertifikasinya bagi orang-orang yang ingin mengahlikan diri pada bidang tertentu, seperti Microsoft Certified Professional (MCP), Microsoft Office User Soecialist (MOUS), Microsoft Certified System Administrator (MCSA), Microsoft Certified Systems Engineer (MCSE).</p>
<p>* * *</p>
<p>Pembiayaan untuk mengambil ujian sertifikasi tertentu di bidang TI memang tidak mudah, mulai dari isi materi termasuk di dalamnya masalah bahasa, hingga yang paling utama adalah faktor biaya. Khusus permasalahan biaya ujian, bagi skala perusahaan, biaya yang harus dikeluarkan untuk karyawannya mungkin adalah hal yang standar saja, namun jika ukurannya adalah per individu, maka biaya mengikuti program ujian sertifikasi skala internasional ini memang terbilang cukup mahal. Padahal, jika peserta ujian gagal, ia tidak memperoleh apa pun selain berkas yang berisikan informasi materi dan nilai hasil ujian.</p>
<p>Sebagai contoh, misalnya, saat ini untuk memperoleh Cisco Certifikasi Cetwork Associates, seorang peserta harus mengeluarkan sejumlah uang hingga Rp 750 untuk satu kali ujian, dan jika gagal maka calon harus menunggu sampai kurang-lebih sepuluh hari untuk bisa ujian kembali. Contoh lain, seorang calon yang akan mengambil ujian CCNA diharuskan memiliki score lebih besar dari passing score yang telah ditentukan oleh perusahaan Cisco, yaitu 849 score, misalnya, maka seorang calon harus bisa melebihi atau sama dengan angka tersebut untuk bisa lulus ujian dan mendapat sertifikasi CCNA.</p>
<p>Sedemikian urgensinya sertifikasi bagi para praktisi TI maka seyogianya agar perusahaan-perusahaan yang bergerak dalam bidang TI di Indonesia menerima tuntutan tersebut sebagai kenyataan yang tidak mungkin dihindari. Sekali lagi, sertifikasi adalah bukti kualitas dan profesionalisme para praktisi TI.<br />
( Suara Karya, Selasa, 12 Agustus 2003)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.nazmi.web.id/2007/04/04/urgensi-sertifikasi-bagi-praktisi-it/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

